Aku selalu berkata, "Ismail Fahmi kau adalah anugrah terindah dalam hidupku". Ya, dia memang dikirim Tuhan buatku, untuk menjadi suami, pasangan hidupku. Dia merubah hidupku, membuatku mengenal dan merasakan apa itu cinta. Merengkuhku dalam kebahagiaan, kehangatan dan kasih sayangnya. Dia juga yang terkadang membawaku dalam kesedihan, tangis dan kekecewaan. Namun, seburuk apapun tangis yang dia hadirkan, bersamanya selalu indah, selalu bahagia. Buatku dia bukan hanya 'seorang' suami. Dia juga teman, sahabat, guru, anak, ayah, mac gyver, dan apalagi ya... mmm pokoknya dia bisa menjadi apapun, dia bisa menjadi segalanya buatku. Dia selalu ada dan selalu bisa menjadi apa saja, ketika aku membutuhkannya (kecuali waktu pisah deng). Pokoknya dia betul-betul my shoulder to cry on for every problem. Lebih indahnya lagi, karena dia lah lahir anugrah-anugrah indah yang lain, buah hatiku, Lala dan Malik.
He is really...really my lovely husband. Semoga, dia yang pertama dan terakhir...Rasanya tak kan pernah ada yang bisa menggantikan dia dihatiku... hiks...I love u dear...with all of my heart...


















