Realita Oh Realita

“Dokter, ada pasien dengan penurunan kesadaran Dok, bisa tolong dilihat dulu Dok?” Yak itulah suguhan hari pertamaku di satu-satunya rumah sakit di kota kecil ini. Aku bergegas berjalan ke bangsal anak yang tampak tua, kusam, dengan beberapa dinding retak dan berjamur di dalamnya. Mataku segera terpaku pada seorang anak lelaki yang sedang terbaring lemah. Usianya 2 tahun, tapi berat-badannya hanya 5 kg, serupa bayi berusia 2 bulan saja. Badannya sudah seperti kulit berbalut tulang. Matanya terpejam. Sungkup oksigen sudah menutupi hidung dan mulutnya, namun nafasnya tetap berat, cepat dan dalam….

Read More »

Antara Ruteng dan Bordeaux

Hai. Rindu aku mengetikkan jari jemariku lagi. Berada di pulau nun jauh ini, sendiri lagi, membangkitkan kenangan lama yang tak bisa kulupa. Dingin yang seketika menyergap dan suasana rumah yang tidak modern ini membuat ingatanku melayang pada sosok lelaki tua di Bordeaux sana, bapak kosku dulu. Bayangan saat aku menjinjing dua koper besar memasuki rumah itu, lalu disambut dengan komunikasi bahasa tarsan karena aku hanya bisa ngomong ‘Je m’appele Agnes’ dan ‘sava bien, merci’, tiba-tiba berkelebat di kepala ini. Tempat kos paling murah yang bisa aku dapatkan saat itu, rumah…

Read More »

Missing December in Diemen

Lima bulan berlalu, sejak Diemen ditinggalkan Dan, ini Desember Kawan. Kami duduk di sebuah fast food restaurant sambil bilang: Dulu, jika sedang weekend, kita sering membeli ini di Amsterdam Arena. Yaa dan rasanya lebih enak. Ini nggak enak, timpal si Sulung. Dan …dan aku…aku rindu suasana Desember di kota itu, tambahnya. Aku rindu kerlap kerlip lampu yang menemani dinginnya malam. Aku rindu memakai jaket tebal Aku rindu jalan-jalan di Kavelstraat sambil melihat orang-orang lain yang sama-sama bersepatu boot dan berjaket tebal menikmati dingin dan lampu-lampu itu. Itu cozy banget! Aku…

Read More »

Welcome Home

Sepuluh tahun Kawan, bukan waktu yang sebentar. Tak mudah untuk bilang selamat tinggal. Terlalu banyak kenangan indah yang tak bisa dilupakan. Terlalu banyak hal yang dia ajarkan : tentang kemandirian, tentang kerasnya hidup di negeri orang yang mendewasakan, tentang toleransi, tentang kejujuran, tentang peradaban, tentang kemanusiaan, tentang ciptaan Tuhan yang begitu beragam. Banyak orang bilang, ngapain pulang? Bukankah ia adalah kenyamanan? Memutuskan pulang itu seperti kau meninggalkan istana yang sudah setengah mati kau bangun lalu kau tinggalkan untuk maju ke medan perang. Hidupmu kembali bergelombang, bahkan riaknya kadang menyeretmu ke…

Read More »

Jatuh

Sepandai-pandai tupai melompat, sekali-kali pasti jatuh juga. Sehati-hati apapun kita melangkah, sesekali pasti pernah kepeleset juga. Sesuatu yang wajar bukan? Iya memang. Sekali-kali berbuat salah, oke lah, the err is human. Tapi apa jadinya kalau kesalahan itu terjadi berkali-kali, Kawan? Kesalahan yang tak pernah kau sengaja dan tak pernah kau bayangkan sebelumnya. Meski bukan kesalahan yang sama.

Read More »

Membatu

Kawan, pernahkah kau rasakan Ketika hatimu sudah seperti batu Sengaja kau buat ia begitu, mengeras dan membatu Karena habis sudah air matamu Agar kau bisa bertahan Agar tak lagi kau rasa yang namanya rindu Kau tutup rapat-rapat telingamu Saat mendengar apa yang terjadi pada buah hatimu Agar kau bisa menelan hari-harimu tanpa pahit dan ngilu

Read More »

Lovely Quotes

Lovely quotes from marcandangel.com. I love the blog, some times it helps me get through the tough times, I just want to collect them all. This time is still about mistakes and failures. Bottom line: to grow strong and wise, you must have the courage to make mistakes. Allow yourself to be a beginner. No one starts off being excellent. – Making mistakes is far more productive than never moving. You can learn great things from your mistakes when you aren’t busy avoiding or denying them. And no matter how…

Read More »

Mistakes

Hi there… Have you ever made some mistakes? I did Several times… a lot of times… And there was a time when I did a very big mistake After that, many people hate me, maybe

Read More »

May Allah rest your soul in peace Pak…

Seven days have gone. My father, he is so far away now, but for sure, he is watching and smiling, and our love and memories about him still remain. I wrote about him several years ago (I just copy paste here):

Read More »

Pada Akhirnya, Hanyalah Antara Kita dengan Tuhan

Aku tersentak di suatu pagi, membaca personal message yang masuk ke inboxku dan berbunyi: “Bu Agnes yang baik, saya pengikut setia blog bu dokter. Jika heading dari blog Ibu adalah ‘mengenal diri berbagi inspirasi’ maka saya adalah bagian dari orang-orang yang telah terinspirasi dari tulisan Ibu, termasuk terinspirasi dalam mengejar mimpi, tentang konsistensi dalam menulis dan belajar menulis academic writing. Saya hanya ibu rumah tangga biasa yang kebetulan berkesempatan kerja serabutan di ***. Karena seringnya saya baca blog bu dokter, akhirnya ikut-ikutanlah belajar nulis, belajar bahasa inggris dan iseng-iseng ikut…

Read More »