Home » Lain-lain

Ibu Bekerja Mencari Solusi (Tanggapan terhadap Artikel ‘Perempuan Apa yang Kau Cari’)

Nesya menghela nafas panjang. Artikel yang baru saja dibacanya membuat hatinya kesal. Batinnya berbisik �Aku memang menitipkan anakku di tempat penitipan anak (TPA). BBM naik, tuntutan jaman semakin gila, salahkah bila aku bekerja? Walau lelah sepulang kerja, aku tetap mencuci popok bau anakku. Aku tetap menemaninya bermain, aku menyuapinya saat di rumah, dan aku mengajarinya banyak hal. Aku menikmati semua itu, karena aku cinta anakku. Salahkah aku? Apakah tak pantas bila aku mendapat sebutan ibu yang peduli pada anaknya?�

Read More »

Parenting

http://www.spiritualparenting.com

Buku “10 Prinsip Spiritual Parenting” karya Mimi Doe, merupakan salah satu buku favoritku. Bisa dikatakan sebagai buku yang merubah paradigmaku dalam pengasuhan. Dan situs “Spiritual Parenting” ini bagus sekali sebagai sumper inspirasi pengasuhan, karena selalu diperbaharui. Tapi tentu saja, tetap ada hal-hal yang tidak cocok dan harus dimodifikasi sendiri. Secara keseluruhan, aku tetap acung jempol buat buku dan situsnya, karena semuanya mengajarkan tentang hakikat, pelajaran terpenting bagi orang-orang yang mau memaknai hidup lebih mendalam.


http://wrm-indonesia.org/

Kalau yang ini, situs para ibu-ibu Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Aku juga ikut mailing listnya. Asyik deh ketemu sama para ibu yang pada pinter-pinter. Dan yang lebih bikin aku betah, karena mereka umumnya concern sama masalah pengasuhan anak dan keluarga. So… disinilah aku merasa bertemu dengan ‘sesamaku’.

Read More »

Lebaran di Groningen Pasca Pembunuhan Theo Van Gogh

Tak ada gema takbir, tidak tampak pula iring-iringan kawan, tetangga maupun saudara yang beramai-ramai hendak pergi sholat Ied bersama. Hanya hawa dingin serta gerimis yang menemani ketika mengayuh sepeda menuju mesjid Selwerd, tempat dilaksanakannya sholat ied. Alhasil, sepanjang perjalanan malah menyeruakkan kenangan indah, nikmatnya berlebaran di Indonesia. Rindu, sedih dan haru, bercampur menjadi satu. Begini rasanya berlebaran di negeri orang.

Read More »

PROBLEMA MENDAMPINGI SUAMI BELAJAR DI NEGERI BELANDA

Menemani suami mengenyam pendidikan di negeri Belanda, seolah merupakan kenyataan yang menyenangkan dan membuat iri banyak orang. Namun, mengalaminya tidak lah semudah yang dibayangkan. Apalagi bagi para ibu yang mempunyai anak berusia balita dan terbiasa bekerja di Indonesia. Jika tidak diantisipasi, hal ini bahkan bisa mempengaruhi keberhasilan belajar sang suami.

Read More »

“TAK ADA TAMBANG GORDEN PUN JADI”

( Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang pertama kali di kota Groningen, Belanda)

“Satu..dua..tiga..mulai!” teriakan seorang panitia lomba menggema di lapangan berumput hijau Hanzeborg Zernike complex, ketika mengawali pertandingan tarik tambang pria. Tarik-menarik tali dengan jumlah peserta lima lawan lima orang ini berlangsung cukup alot selama beberapa detik. Namun tiba-tiba…”tass….!” tali itu putus dan tubuh-tubuh kekar berjumpalitan jatuh ke tanah. Salah seorang peserta meringis kesakitan akibat terkena lecutan tali yang putus. Peserta lain tesenyum-senyum sambil menahan nyeri akibat jatuh. Walaupun demikian baik peserta, panitia dan pengunjung yang hadir malah merasa terhibur dan tertawa-tawa menyaksikan adegan yang cukup seru dan lucu ini. Tali putus? kok bisa? Tentu saja, karena tali yang dipergunakan untuk perlombaan tarik tambang itu ternyata adalah… kain gorden!

Read More »