Sudah lebih dari 5 tahun aku tinggal di Belanda, tapi baru kali ini ada kesempatan diundang menghadiri pernikahan ala orang Belanda. Bastian, teman sekantor suamiku, menikah dengan kekasihnya, Elsje, yang juga orang Belanda. Kebetulan, pernikahan mereka digelar di gereja dekat rumah kami, hanya 5 menit jalan kaki. Sebetulnya, undangannya dua kali, yang pertama ceremonialnya jam dua hingga lima sore. Lalu party nya jam 9 malam hingga tengah malam.
Sejak jauh hari aku sudah bilang ke Elsje,”Aku akan datang di acara yang siangnya aja ya, sebab, partynya terlalu malam buat anak-anakku.” Dan jam setengah satu siang hari, aku jemput anak-anak dari sekolah. Paginya, suamiku sudah minta ijin ke guru mereka di sekolah agar mereka diijinkan bersekolah setengah hari. Lalu menjelang jam dua siang, kami bergegas berjalan kaki menuju tempat acara.
Selengkapnya…
Di Diemen, alhamdulillah kami dapat rumah lebih besar daripada waktu di Groningen. Alhasil, kami bisa mengadakan pesta ulang tahun untuk anak-anak di rumah. Selain ngirit, lebih efisien juga kan. Jadi akhir tahun 2009 dan awal 2010 kemarin adalah kali pertama kami mengundang anak-anak Belanda untuk merayakan pesta ulangtahun Lala dan Malik. Ternyata pestanya anak perempuan dan laki-laki beda bangeet!
Di Ulang tahun Lala, Lala mengundang semua teman perempuan di kelasnya. Di antara 22 orang murid, anak perempuan di kelas Lala memang hanya 6 orang dengan Lala. Alhasil ke 6 orang anak itu sajalah yang di undang. Ada Michella, Demi, Rooselyn, Megan dan Kasmayla. Untungnya semuanya datang pada jam satu siang di hari Sabtu. Karena besoknya Lala mau ke Norway, Lala juga mengundang Mila anaknya tante Nurul, serta Astrid dan Amel, anak tante Popy dari Leiden. Aku sudah siapkan menu khusus untuk anak-anak itu, ada mie goreng, ayam goreng, sup asparagus, capcay, pudding semangka dan dolphin cake pesanan Lala. Dan ternyata kebiasaan anak-anak Belanda kalau party, makanannya tidak terlalu heboh. Anak-anak juga tidak terlalu suka tart. Alhasil yang dimakan hanya ayam goreng dan mie goreng. Untung ada teman-temanku orang Indonesia yang datang juga, jadi makanan lumayan ludes, hanya bersisa sedikit. Mie goreng juga jadi favorit teman-teman Lala.
Selengkapnya…
Kalau ditanya apa kesukaan Malik, jawabannya tentu saja, Lego! Memang sih Malik juga suka sama komik doraemon, tapi tetap tidak mengalahkan Lego. Malah ketika bunda iming-imingin Aik beli PS, Aik bilang gini,”Nee, Aik mau beli Lego aja Bun yang besar dan mahal itu.” Kenapa Ik? Nanti kalo Aik ga punya PS, Aik malah main terus di rumah temen Aik,” Bunda penasaran. “Itu saai Bun, Aik bosen.” Duilee gaya bener deh.
Tapi Malik memang betul-betul tergila-gila sama lego. Waktu masih balita, mula-mula Malik suka tokoh Bob the Builder. Makin besar umurnya terus ganti Cars. Tapi mainan yang dibeli ya lego Bob the Builder untuk anak balita yang besar-besar itu. Aik pernah punya cars, mobil yang jejer-jejer dalam truk, tapi juga ga terlalu suka. Terus Aik juga sempet koleksi playmobil Dinosaurus sampe komplit, karena pas ulang tahun atau dapat uang dari hasil jadi still stand, uang Aik selalu dibeliin play mobil Dino. Tapi setelah komplit, Aik berganti haluan, jatuh cinta sama lego powerminers. Wah semua jenis powerminersnya Aik punya, hanya beberapa aja yang belum. Kemaren waktu mbak Lala ke Norway, Aik kasih ijin, tapi sebagai imbalannya, Aik dibeliin lego power miners yang harganya cukup mahal. Hadiah ulang tahun Aik ke delapan dari hasil bongkar celengannya juga hampir semua dibeliin lego power miners dan lego-lego yang lain.
Selengkapnya…
Sejak bulan Desember 2009, mbak Lala mulai pakai kacamata karena minus matanya tiba-tiba langsung 2,5 dan 1! Wadaw! Bunda kaget dong. Koq bisa langsung gede begitu. Tapi akhirnya maklum, ya ga heran lah, lha wong mbak Lala hobinya baca, baca, dan bacaaaa aja. Sejak kecil dan sejak umur 7 tahun, mbak Lala sudah melahap habis buku-buku cerita tebal yang Bunda aja kalo ngeliat mblenger hehe. Soalnya bahasa Belanda dan tebel gitu loh. Buku favorit mbak Lala adalah Geronimo Stilton. Dari sejak di Groningen, kalau mbak Lala ulang tahun, buku seri-seri Geronimo Stilton ga pernah ketinggalan jadi hadiah. Mbak Lala juga hobi ke perpustakaan dan pinjem buku-buku dari perpustakaan. Buku yang dipinjem mbak Lala kebanyakan cerita hantu. Ada serial yang khusus untuk anak seumur mbak Lala judulnya ‘Het Geheim van…” mbak Lala juga suka banget tuh.
Selengkapnya…